Nathan Wakil Indonesia Meraih Medali Perunggu Internasional

Tahun ini merupakan kali kedua pagelaran bergengsi International Chemistry Olimpiad digelar secara daring. International Chemistry Olimpiad (IChO) merupakan ajang Olimpiade Kimia Internasional yang sudah digelar sejak tahun 1968 hingga saat ini, dengan peserta dari berbagai belahan dunia dan tim penilai juga merupakan gabungan dari beberapa negara yang ditunjuk secara bergantian. Jepang yang menjadi tuan rumah event IChO ke 53 kali ini juga sungguh menyiapkan segala sesuatunya dengan baik agar acara ini dapat berlangsung meski di tengah keterbatasan yang ada.

Indonesia tak lupa untuk ambil bagian menjadi peserta dalam olimpiade bergengsi ini. Melalui PUSPRESNAS (Pusat Prestasi Nasional) Kemendikbud Ristek Dikti, 4 perwakilan dari Indonesia dibimbing khusus untuk dipersiapkan mengikuti olimpiade ini. Mereka adalah Hanif Muhammad Zhafran dari MAN Insan Cendekia Serpong Tangerang Selatan, Kevin Luis Bong dari SMAK Petra 1 Surabaya, Faatih Regind Qashash Roman dari SMAN 03 Semarang, dan Nathanael Reza Putra Widjaja. Salah satu dari 4 orang perwakilan Indonesia tersebut adalah Nathan, Siswa SMA kelas XII IPA Sekolah Santo Yakobus. Nathan dan 3 rekan perwakilan lain dari Indonesia harus berjuang melawan ratusan orang dari 79 negara yang terdaftar dalam IChO 2021. Semua peserta berada dalam range usia yang sama dan dituntut untuk menyelesaikan soal olimpiade yang setara dengan materi Profesor S3.

30 Juni 2021 merupakan batas akhir bagi seluruh peserta untuk menyelesaikan registrasi secara daring. Dipandu oleh tim PUSPRESNAS masing-masing daerah, 4 perwakilan Indonesia termasuk Nathan berhasil mendaftarkan diri di website resmi IChO 2021, https://www.icho2021.org . Setelah itu, Nathan dan rekan perwakilan Indonesia akan dibimbing khusus oleh tim PUSPRESNAS untuk mempersiapkan diri mengikuti Olimpiade IChO tahun ini. Pembukaan acara ini berlangsung dengan sangat meriah meskipun dilaksanakan secara virtual pada 25 Juli 2021. Kemudian dilanjut dengan pelaksanaan Olimpiade pada tanggal 28 Juli 2021, dengan sistem daring. Panitia IChO dari Jepang bersama beberapa negara Steering Committee yang terpilih mengirimkan soal langsung ke tim PUSPRESNAS Kemendikbud untuk dicetak dan dikerjakan secara langsung tertulis di lokasi masing-masing. Nathan didampingi salah satu perwakilan dari tim PUSPRESNAS mengerjakan di salah satu ruangan unit SMA Sekolah Santo Yakobus yang dipersiapkan secara khusus teknisnya untuk disiarkan secara online.

Panitia memberikan waktu pengerjaan soal selama 5 jam nonstop dan Nathan serta perwakilan Indonesia lainnya memanfaatkan waktu tersebut dengan baik. Total ada 100 soal yang diberikan secara essay kepada seluruh peserta yang terdaftar. Setelah 5 jam berlangsung secara fokus dan tegang, Nathan dan peserta lainnya tidak diberi waktu tambahan. Selesai atau tidak, seluruh peserta harus menyerahkan hasilnya kepada tim PUSPRESNAS yang mengawas dan akan dipindai langsung lalu dikirim pada panitia di Jepang. Panitia dan tim memberikan waktu 2 jam untuk proses memindai dan mengunggah 100 jawaban soal tersebut. Secara keseluruhan proses Nathan memakan waktu 9 jam, dari persiapan, 5 jam pengerjaan dan 2 jam pengiriman data jawaban. Sungguh waktu yang panjang yang Nathan harus lalui dalam Olimpiade Internasional ini.

Perjuangan tidak akan menghianati hasil, Nathan dan 3 perwakilan Indonesia lain yang sangat luar biasa itu berhasil menorehkan hasil yang baik. 3 perwakilan termasuk Nathan mendapat medali perunggu, dan 1 orang perwakilan (Faatih Regind Qashash Roman) berhasil mendapatkan medali perak dalam ajang bergengsi kali ini. Mereka dengan sangat luar biasa berhasil dengan baik melawan lebih dari 160 peserta dari 79 negara yang terdaftar. Seluruh perwakilan Indonesia dan tim pendukung dengan sangat meriah mengikuti Closing Ceremony dan pengumuman pemenang pada Senin malam 2 Juli 2021 Pukul 19.30 WIB. Medali yang terkumpul pada kesempatan kali ini juga merupakan hadiah bagi ulang tahun Republik Indonesia ke 76 di bulan Agustus 2021 ini. Terimakasih atas perjuangannya Nathan dan seluruh tim perwakilan Indonesia, semoga terus dapat berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia.

Peserta Didik Sekolah Santo Yakobus Terima Vaksin Covid-19 Menyambut Tahun Ajaran Baru

Tidak dapat dipungkiri bahwa kesehatan menjadi hal yang utama di masa pandemi ini, terlebih lagi di bidang pendidikan yang selama ini menjadi salah satu sektor penting. Untuk itu Sekolah Santo Yakobus Kelapa Gading Jakarta Utara, bekerjasama dengan Paroki Kelapa Gading dan Klinik Pratama Bina Kasih menggandeng pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading untuk mengadakan pelayanan Vaksinasi Covid-19 ba­­­­gi para peserta didik agar siap menghadapi tahun ajaran baru 2021-2022. Kegiatan ini juga dilakukan demi melaksanakan himbauan pemerintah untuk mempercepat Herd Immunity.

Pelayanan vaksinasi covid-19 bagi peserta didik Sekolah Santo Yakobus ini berjalan selama tiga hari, rabu 7 Juli 2021 hingga jumat 9 Juli 2021. Selama tiga hari tersebut ada sekitar 600 nama peserta didik terdaftar yang mendapat vaksinasi pada kesempatan ini. Selain pemberian vaksin pada peserta didik, Sekolah Santo Yakobus juga tidak lupa untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada karyawan dan tenaga pendidik yang sebelumnya sudah dilakukan pada vaksinasi tahap 1 di bulan Maret dan tahap 2 di bulan April. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa target pemberian vaksin keluarga besar Sekolah Santo Yakobus sudah terpenuhi.

“Sekolah Santo Yakobus sangat berterima kasih, karena Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading berkenan dan mempercayakan pelaksanaan vaksinasi untuk peserta didik dapat dilakukan di sekolah”, ujar Ibu Juliana Chen, Pelaksana Harian Sekolah Santo Yakobus. Pelayanan vaksinasi bagi peserta didik ini adalah salah satu rangkaian dari pelayanan vaksinasi yang diadakan Paroki Kelapa Gading yang telah dimulai sejak bulan Maret 2021. Layanan sentra vaksin Paroki Kelapa Gading saat ini dilaksanakan di Gereja Santo Andreas Kim Tae Gon, bagi yang ingin mendaftarkan diri untuk vaksin Covid-19, khususnya yang berdomisili di sekitar kawasan Kelapa Gading dapat mendaftar melalui website www.vaksinyakobus.com Dengan pelaksanaannya vaksinasi ini, Sekolah Santo Yakobus sangat berharap seluruh peserta didik, karyawan, serta tenaga pendidik dapat terhindar dari resiko paparan virus Covid-19. Sehingga bila nanti tiba saatnya pemerintah membuka kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah, meski masih untuk Pembelajaran Tatap Muka terbatas, keluarga besar Sekolah Santo Yakobus sudah siap untuk mengikutinya. Dengan demikian penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar.

PERAYAAN NATAL DAN TAHUN BARU 2020 SEKOLAH SANTO YAKOBUS

Tahun 2020 telah purna, kita melewatinya dengan begitu banyak tantangan, salah satunya adalah pandemi Covid-19. Tak dinyana, pandemi memberikan begitu banyak pelajaran bagi kita, salah satunya adalah kita dituntut untuk semakin kreatif berkarya di dalam segala hal kehidupan.

Alih-alih menyelenggarakan sebuah pesta natal dan tahun baru, sekolah Santo Yakobus, justru membuat sebuah seremonial yang sederhana namun berkesan. Bagaimana tidak, momen perayaan Natal dan Tahun Baru yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 9 Januari 2021 ini, diselenggarakan dengan sederhana di dalam ruang virtual, namun menjadi sangat syahdu, ketika satu sama lain guru dan karyawan dapat bertegur sapa.

Perayaan misa tersebut dipersembahkan oleh RD. Tunjung Kesuma, yang juga adalah dewan pembina Yayasan Santo Yakobus. Dalam homilinya, romo Tunjung berpesan, agar kita semua, seluruh keluarga besar Sekolah Santo Yakobus, agar dapat semakin mencari Tuhan di dalam segala hal. Finding God in All Things. Sebab, dengan merefleksikan setiap tingkah laku kita, kita akan semakin menyadari keberadaan Tuhan dan peranNya di dalam kehidupan kita, dan pada akhirnya walaupun di dalam kesesakan zaman, kita tidak akan berpaling daripadaNya. Pesan itu begitu kuat, seakan mengobarkan api yang bagi para guru dan karyawan yang hadir di ruang virtual tersebut.

Perayaan Natal dan Tahun baru itu, juga dibalut dengan acara ramah tamah virtual, dengan mengumumkan guru-guru dan karyawan yang sudah berbakti pada sekolah Santo Yakobus mulai dari 5, 10. 15, hingga masa bahkti 25 tahun. Yang terpenting dari seremonial tersebut, bukanlah soal hadiah yang diterima, tetapi bagaimana Yayasan Santo Yakobus, walau di dalam masa pandemi tetap memperhatikan guru dan karyawannya.

Tak Lupa Bapak Judo Suwidji sebagai Ketua Yayasan Sekolah Santo Yakobus, turut andil memeriahkan acara yang syahdu tersebut dengan ajakan-ajakan untuk maju dan berkembang di tengah arus zaman yang semakin mencekam. Inilah tantangan di dunia pendidikan yang mau tak mau harus direspon dengan semangat, kerendahan hati dan pantang menyerah.

Selamat Natal dan Tahun Baru. Tuhan memberkati kita semua

Penerimaan Peserta Didik Baru 2021/2022

𝙋𝙋𝘿𝘽 𝙎𝙚𝙠𝙤𝙡𝙖𝙝 𝙎𝙖𝙣𝙩𝙤 𝙔𝙖𝙠𝙤𝙗𝙪𝙨 𝙏𝙖𝙝𝙪𝙣 𝘼𝙟𝙖𝙧𝙖𝙣 2021/2022

Early Bird 7-18 September 2020 (Potongan Uang Pangkal 30%)*
Reguler 19-30 September 2020

(*Syarat dan ketentuan berlaku)

Pendaftaran melalui link
ppdb.yakobus.sch.id

Info lebih lanjut dapat menghubungi
Fani 0882 9185 0028 (WA Only)

Mari membina peserta didik yang religius, humanis, akademis, peduli lingkungan, dan nasionalis bersama kami.